S5 Corpway - шаблон joomla Joomla
Berita
  • Register
Wednesday, 06 September 2017 04:57

Perwakilan Belasan Negara Hadiri KTM di Kupang

Rate this item
(0 votes)

Digelar ASITA NTT dan AP I El Tari Kuapng, KUPANG, TIMEX-DPD ASITA Provinsi NTT memastikan perwakilan delapan negara sudah memastikan diri hadir dalam Komodo Travel Mart (KTM) yang digelar di Kota Kupang sejak 18-20 Oktober 2017 mendatang. Selain perwakilan delapan negara, ada pula beberapa negara yang sudah mengonfirmasi kehadirannya, seperti Australia dan beberapa negara lain yang mencapai lebih dari 10 negara.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD Asita NTT, Abed Frans yang didampingi General Manager (GM) PT.Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Wahyudi di Bandara El Tari Kupang, Selasa (5/9). “Kami pelaku pariwisata di NTT (sekira 50) akan bertindak sebagai seller (penjual) dan akan hadir, baik dari daerah lain di Indonesia dan dari luar negeri sekira 200 orang hadir sebagai buyer atau pembeli,” kata Abed Frans yang didampingi pengurus dan anggotanya itu.

KTM kali ini merupakan yang kedua, dimana KTM pertama tahun 2016 digelar di Labuan Bajo dan berhasil menjual paket wisata hingga mencapai Rp 10 miliar. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Swiss Belinn Kristal Hotel Kupang. Selain Kemeterian Pariwisata, Abed menyebut KTM kali ini didukung Kementerian Luar Negeri. “Yang sudah konfirmasi itu ada delapan negara, yakni dari Amerika Selatan dan beberapa negara lagi, masing-masing satu tour operator dan satu perwakilan media.

Sehingga mereka sekira 16 orang,” terang Abed. Ditanya Timor Express terkait paket-paket wisata yang akan dijual dalam pasar wisata tersebut, Abed menyebutkan, ada enam destinasi utama yang menjadi tawaran utama. Selain Labuan Bajo, pihaknya siap menjual wisata ke Danau Tiga Warna Kelimutu di Ende dan juga Atambua sebagai wilayah perbatasan negara. “Kami angkat kembali Kelimutu yang sebelumnya menjadi andalan, karena kami rasa Kelimutu mulai dilupakan.

Kami ini supaya Kelimuti Dipoles kembai. Selanjutnya, Lembata yang adalah the next Labuan Bajo. Lembata komplet dan tidak kalah dengan Labuan Bajo tapi perlu perhatian khusus soal sarana dan pra sarana. Sementara di Atambua, dimana ada kegiatan cross border oleh Kemenpar. Destinasi yangjuga dijual adalah Kupang dan SoE,” papar Abed. Sementara Wahyudi menambahkan, untuk mendukung kegiatan KTM, pihaknya juga akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada tanggal 19 Oktober. Dijadwalkan sejumlah pejabat seperti Menteri Pariwisata dan pejabat lain yang akan berdiskusi tentang kepariwisataan di Indonesia dan NTT khususnya.

“Jadi kegiatan KTM dan FGD ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata di Indonesia, khususnya di NTT untuk untuk mendukung target kunjungan 15 juta wisatawan di tahun 2017. Karena kalau tidak ada tindakan nyata, maka targt ini tidak bisa tercapai,” kata Wahyudi.(cel)

Sumber : Timor Express

Read 77 times Last modified on Wednesday, 06 September 2017 05:01

DPD ASITA NTT FB

 

Masukan email Anda, & dapatkan informasi tentang NTT

About ASITA NTT

Association of  The Indonesian Tours And Travel  Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia. ASITA didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 dan saat ini, ASITA tingkat Nasional berkedudukan di Jakarta. ASITA sendiri memiliki 31 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya terdapat di NTT yang didirikan pada tahun 1974.
ASITA NTT merupakan salah satu anggota Stakeholder Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTT atau yang lebih dikenal dengan sebutan NTT Tourism Board.