S5 Corpway - шаблон joomla Joomla
Berita
  • Register
Wednesday, 08 November 2017 10:49

Sampah di Destinasi Wisata Labuan Bajo Disorot IMF & Bank Dunia

Rate this item
(0 votes)

Kebersihan lingkungan Kota Labuan Bajo ibukota Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai destinasi wisata unggulan masih memprihatinkan. Pemandangan di titik-titik strategis seperti Pasar, Pertokoan, Pelabuhan, hingga Bandara masih diwarnai dengan sampah-sampah yang tidak elok dipandang. Sehingga menimbulkan keluhan dari wisatawan yang berkunjung.

Bahkan Presiden Bank Dunia maupun Direktur Pelaksana IMF juga Trash Free Alliance dan Ocean Conservancy yang mengadakan pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 di Washington DC, Amerika Serikat (AS) sempat menyoroti masalah sampah di Labuhan Bajo NTT serta Sungai Citarum tertkait dengan sampah plastik yang masuk ke wilayah lautan.

“Memang benar, masalah ini menjadi perhatian Bu Lagarde (Direktur Pelaksana IMF) dan Jim Yong Kim (Presiden Grup Bank Dunia), dalam pertemuan itu dan diupayakan agar dapat penanganan serius,” papar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitansaat Coffee Morning bersama wartawan di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Kedua lembaga keuangan internasional itu, sambung Menko Luhut, bersedia memberikan asistensi dalam menyelesaikan masalah sampah di Labuan Bajo juga Sungai Citarum yang banyak memasok sampah ke laut.

“Ini menggembirakan dan dengan begitu kita juga manfaatkan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bali untuk kepentingan nasional kita, mulai dari destinasi wisata, masalah sampah plastik laut juga masalah sampah di Citarum dan beberapa lokasi lain,” lontar menteri.

Selain masalah sampah, sambung dia, Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia ikut menyoroti perkembangan Gunung Agung di Bali yang berpotensi mengalami erupsi. Mengingat, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB di Bali pada Oktober 2018 yang diselenggarakan di Bali.

“Yang menarik, Gunung Agung ini sejak dinyatakan awas sampai hari ini kelihatannya energinya terus turun. Ini kita tunggu apakah diturunkan statusnya atau tidak, saya kira akan jadi isu di sana,” ujarnya.

Mantan Menko Polhukam dalam pertemuan itu dirinya sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali menginformasikan sejumlah persiapan yang telah dilakukan. “Dari apa yang kami sampaikam, komentar Presiden Bank Dunia maupun Direktur Pelaksana IMF, mereka bilang puas atas semua persiapan yang kita lakukan,” katanya menambahkan bahwa tim Bank Dunia dan IMF juga telah mengunjungi Bali September lalu.

http://bisniswisata.co.id/sampah-di-destinasi-wisata-labuan-bajo-disorot-imf-bank-dunia/

Read 46 times

DPD ASITA NTT FB

 

Masukan email Anda, & dapatkan informasi tentang NTT

About ASITA NTT

Association of  The Indonesian Tours And Travel  Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia. ASITA didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 dan saat ini, ASITA tingkat Nasional berkedudukan di Jakarta. ASITA sendiri memiliki 31 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya terdapat di NTT yang didirikan pada tahun 1974.
ASITA NTT merupakan salah satu anggota Stakeholder Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTT atau yang lebih dikenal dengan sebutan NTT Tourism Board.