S5 Corpway - шаблон joomla Joomla
Berita
  • Register
Wednesday, 15 November 2017 11:03

NTT Ingin Pariwisata Gaduh di Dunia Maya

Rate this item
(0 votes)

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, pihaknya akan melakukan pelatihan terhadap Dispar di 22 kabupaten/kota, pegiat pariwisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies/Asita).

Selain itu, pihaknya juga akan terus memperbarui isi dua website yang baru saja diluncurkan untuk memanjakan wisatawan. Salah satunya terkait event pariwisata di NTT. “Kami ingin NTT menjadi dunia “gaduh” di bidang pariwisata. Tidak hanya tentang destinasi wisata, tetapi juga event yang digelar,” kata Marius.

Terkait “kegaduhan” di dunia maya, Marius juga mengajak masyarakat mengunggah keindahan destinasi wisata dan event di NTT ke media sosial (medsos). Menurut Marius, medsos memiliki peran besar untuk memviralkan keindahan destinasi maupun event pariwisata. Dengan begitu, wisatawan akan tertarik mengunjungi NTT.

"Ayo ramai-ramai menjadi tenaga pemasaran dan promosi pariwisata dengan meng-upload semua tempat wisata yang dikunjungi ke Facebook atau medsos lainnya," ujar Marius. Di sisi lain, Direktur Mandiri Global Media Piter J. Manuk mengatakan, dua website itu memiliki perbedaan dari sisi konten.

Situs www. dispar.nttprov.go.id menampilkan berita, event, serta identitas Dispar. Sedangkan www.newtourismterritory.com menampilkan semua objek wisata di NTT. Situs itu juga memajang kuliner, jumlah dan tarif hotel, biaya transportasi antardaerah, dan jenis transportasi yang digunakan menuju destinasi wisata.

Sementara itu, Ketua Asita NTT Mans Betekeneng mengapresiasi langkah Dispar meluncurkan dua website anyar. Namun, dia juga meminta Dispar NTT memperhatikan destinasi yang dipromosikan. Mans meminta Dispar NTT mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian destinasi wisata.

Secara khusus, dia menyinggung tentang kebersihan di objek wisata. “Pengalaman kami meng-handle paket wisata, banyak keluhan wisatawan bahwa promosinya lebih indah dari aslinya. Harus libatkan semua pihak dan dinas terkait di kabupaten, terutama sanitasinya,” kata Mans.

https://www.jpnn.com/news/ntt-ingin-pariwisata-gaduh-di-dunia-maya?page=1

Read 33 times

DPD ASITA NTT FB

 

Masukan email Anda, & dapatkan informasi tentang NTT

About ASITA NTT

Association of  The Indonesian Tours And Travel  Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia. ASITA didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 dan saat ini, ASITA tingkat Nasional berkedudukan di Jakarta. ASITA sendiri memiliki 31 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya terdapat di NTT yang didirikan pada tahun 1974.
ASITA NTT merupakan salah satu anggota Stakeholder Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTT atau yang lebih dikenal dengan sebutan NTT Tourism Board.