S5 Corpway - шаблон joomla Joomla
Berita
  • Register
Saturday, 16 December 2017 04:10

Padang Mau Sui Pantas Jadi Destinasi Wisata

Rate this item
(0 votes)

BORONG – Padang Mau Sui di Waelengga. Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur pantas menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di daerah ini dan memang pantas untuk dijual ke dunia internasional.

Bupati Manggarai Timur, Yoseph Tote kepada wartawan di padang Mun Sui saat festifal kuda, Jumat, 15 Desember 2017 mengatakan di Waelengga terdapat beberapa obyek wisata menarik antara lain taman laut yang indah, batu biru, plantain yang eksoktik serta padang Mun Sui yang sudah mulai dirintis dengan pacuan kuda dan atraksi berburu menggunakan kuda.

“Ini akan jadi even tahunan. Kita akan lakukan setiap tahun dengan mengundang peserta dari daerah lain seperti Sumba dan Timor,” katanya.

Festifal Kuda di Waelengga ini terdiri dari lomba merias kuda, pacuan kuda mini dan teknik perburuan. Usai perlombaan merias kuda di lapangan bola kaki di Waelengga, 24 ekor kuda -bersama jokinya masing- masing mulai berduyun-duyun dalam beberapa kelompok menuju Padang Mau Sui untuk mengikuti Festival Tanjung Bendera pacuan kuda mini dan perburuan.

Kuda kuda yang ikut dalam festival ini sudah dihiasi dengan berbagai asesoris. Sementata para penunggang kuda sekaligus pemilik mengenakan pakian tradisional setempat. Festival Tanjung Bendera yang berlangsung di Padang Mau Sui rencananya diikuti sekitat 50 peserta dengan 50 ekor kuda namun yang berkesempatan mengikuti festifal ini hanya 24 ekor kuda saja.

Festival ini meliputi atraksi kuda hias, pacuan kuda dan atraksi berburu dengan menggunakan kuda yang ditonton sekityar lebih dari seribu orang. Bupati Tote mengatakan, padang Mau Sui di Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur sudah layak di kunjungi wisatawan mancanegara. Padang ini memiliki keindahan yang didukung juga dengan objek wisata di sekitarnya.

“Padang Mau Sui ini memiliki keindahan yang sudah pantas dikunjungi wisatawan internasional” kata Yoseph Tote. Dia menjelaskan, Mau Sui masuk dalam klaster satu pembangunan pariwisata di Manggarai Timur. Wilayah ini meliputi wilayah Borong hingga Wae Lengga.

Di wilayah ini terdapat potensi wisata antara lain, Padang Mau Sui, Taman laut Wai Wole di Tanjung Bendera, Fatu Embu Kode Ai dan Fatu Embu Haki (batu berkelamin laku-laki dan perempuan). Pada kesempatan itu Bupati Tote juga mengajak masyarakat untuk bersama membangun pariwista di Manggatai Timur, karena hasil pembangunan pariwisata akan dinikmati masyarakat.

“Hasil pembangunan ini bukan dinikmati oleh bupati, masyarakat yang akan menikmati hasilnya nanti” jelas Tote.

Sebelumnya, sebanyak 24 orang penunggang kuda memperagakan keindahan hiasan dan kesehatan kuda di lapangan Wae Lengga. Para penunggang satu persatu maju dan memamerkan kuda yang sudah dipasang berbagai asesoris. Selain para juri, atraksi ini juga disaksikan langsung Bupati Yoseph Tote.

Di tempat ini Atraksi budaya yang dipamerkan adalah tarian adat lokal dan atraksi 10 warga yang berjalan menggunakan enggran setinggi 5 meter.

Acara yang paling ditunggu warga dalah pacuan kuda dan atraksi berburu.

Sumber: nttsatu.com

Read 8 times

DPD ASITA NTT FB

 

Masukan email Anda, & dapatkan informasi tentang NTT

About ASITA NTT

Association of  The Indonesian Tours And Travel  Agencies (ASITA) adalah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia. ASITA didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 dan saat ini, ASITA tingkat Nasional berkedudukan di Jakarta. ASITA sendiri memiliki 31 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia yang salah satunya terdapat di NTT yang didirikan pada tahun 1974.
ASITA NTT merupakan salah satu anggota Stakeholder Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTT atau yang lebih dikenal dengan sebutan NTT Tourism Board.